Rabu, 10 Februari 2016

Fungsi-fungsi Array dalam PHP

PHP menyediakan lebih dari 70 fungsi untuk manipulasi array. Fungsi-fungsi array dalam PHP bisa dilihat di alamat http://ca.php.net/manual/en/ref.array.php

Fungsi Pengurutan Array
  • arsort() – Pengurutan array berdasarkan value secara descending
  • asort() – Pengurutan array berdasarkan value secara ascending
  • krsort() - Pengurutan array berdasarkan index/key secara descending
  • ksort() - Pengurutan array berdasarkan index/key secara ascending
  • rsort() - Pengurutan array berdasarkan value secara descending dengan mengubah index/key
  • sort() - Pengurutan array berdasarkan value secara ascending dengan mengubah index/key
  • shuffle() – Random pengurutan array
Fungsi Pengaturan Pointer Array
  • current() – Mendapatkan elemen array yang ditunjuk oleh pointer
  • end() – Pointer menunjuk pada elemen array terakhir
  • key() – Mendapatkan key yang ditunjuk oleh pointer 
  • next() – Pointer menunjuk pada elemen selanjutnya 
  • prev() – Pointer menunjuk pada elemen sebelumnya 
  • reset() – Memindahkan pointer array ke awal (elemen pertama) 
  • count() – Menghitung jumlah elemen array
1. Program mengurutkan array dengan sort() dan rsort().

2. Program mengurutkan array dengan asort() dan arsort().

3. Program mengurutkan array dengan ksort() dan krsort().

4. Program mengatur posisi pointer dalam array

5. Program mencari elemen array.







Selasa, 09 Februari 2016

I Love You Ayah

Contoh Sederhana Implementasi Array di PHP

Array adalah sebuah struktur data yang terdiri atas banyak variabel dengan tipe data sama, dimana masing-masing elemen variabel mempunyai nilai indeks. Setiap elemen array mampu untuk menyimpan satu jenis data (yaitu: variabel).Cara Pendefinisian:

Program mendeklarasikan array dengan index numeric.


Untuk  mendeklarasikan  atau  mendefinisikan  sebuah  array  di PHP  bisa  menggunakan keyword array(). Pada program 5.1, terdapat pendeklarasian dan pendefinisian array pada baris ke-3. Jumlah elemen array tidak perlu disebutkan saat  deklarasi. Sedangkan  untuk  menampilkan  isi  array  pada elemen  tertentu, cukup dengan menyebutkan nama array beserta index array-nya (lihat baris ke-4 dan ke-5).  Pendeklarasian  dan  pengisian  array  juga bisa  dilakukan  seperti  pada baris ke-7 sampai baris ke-11. Dengan pendefinisian array seperti pada dua cara di  atas,  index  (key)  array  secara  otomatis akan  diisi  dengan  bilangan  bulat integer yang dimulai dari 0.

Output:






Program mendeklarasikan array dengan index string (array assosiatif).


 Untuk  mendeklarasikan  atau  mendefinisikan sebuah array assosiatif (array yang menggunakan index selain integer), dapat dengan cara menyebutkan index-nya terlebih  dahulu  diikuti  operator  => dan  diikuti value  atau  nilai  elemennya. Lihat  program  baris ke-3  !  Sedangkan  untuk  menampilkan  value  atau nilai  dari suatu  array,  bisa  dengan  menyebutkan nama  array  yang  diikuti  index  arraynya (lihat baris  ke-4  dan  ke-5).  Pendefinisian  array assosiatif juga  bisa  dilakukan seperti pada baris ke-7 sampai baris ke-10.

Output:




 


Program menampilkan seluruh isi array dengan index numerik.


Untuk menampilkan keseluruhan isi array bisa dilakukan dengan perulangan for, while, do..while atau foreach. Baris 5 – 7 program di atas merupakan contoh menampilkan  array  dengan perulangan  for.  Fungsi count()  pada  baris  ke-5 berfungsi   untuk   mencari   jumlah   elemen   dari array   $assWarna.   Untuk menampilkan array juga bisa menggunakan struktur foreach(). Struktur foreach akan  mengambil  elemen  array  mulai  dari posisi  pointer  sampai  akhir  pointer. Pada  contoh program  di  atas  (baris  ke-10)  bisa  dinyatakan dengan  pernyataan bahwa  “untuk  setiap  elemen array  $arrWarna,  masukkan  ke  variabel  $warna”. 

Output: